Konseling trauma dengan ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk pendampingan psikososial penyintas bencana hidrometeorologi sumatera barat
-
Published: December 30, 2025
-
Page: 1-12
Abstract
Bencana hidrometeorologi tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian material, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis yang signifikan bagi masyarakat terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konseling trauma menggunakan Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) dalam kegiatan pendampingan psikososial bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat serta menganalisis respons penyintas terhadap intervensi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus multipel yang dilaksanakan di tiga wilayah terdampak bencana, yaitu Nagari Salareh Aia, Nagari Silayang, dan Nagari Koto Tinggi. Sebanyak 287 penyintas terlibat dalam kegiatan pendampingan psikososial. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, catatan proses layanan, dokumentasi kegiatan, serta pengukuran tingkat distres trauma menggunakan instrumen Impact of Event Scale-Revised sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi psikososial berbasis IPLT berkontribusi dalam menurunkan tingkat kecemasan, menstabilkan kondisi emosional, serta meningkatkan strategi koping adaptif pada penyintas. Analisis kuantitatif menunjukkan penurunan rerata skor distres trauma dari 38,3 menjadi 26,3 setelah intervensi dengan persentase penurunan sebesar 31,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa IPLT dapat menjadi pendekatan intervensi psikososial yang kontekstual dan adaptif dalam mendukung pemulihan psikologis serta memperkuat resiliensi komunitas pascabencana.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Aryuni, M. (2023). Post-traumatic stress disorder pada penyintas bencana ganda. Kinesik, 10(1), 113-131.
- Halimah, L., Redjeki, F., Herlina, H., & Halibanon, D. S. (2025). Penguatan Komunitas dan Dukungan Emosional sebagai Bentuk Bhakti Sosial Guna Pemulihan Trauma Pasca Bencana Tanah Bergerak. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 82-90.
- Ifdil, I., & Abd Ghani, F. (2017). Pengembangan dan validasi modul konseling pasca bencana untuk konselor. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 13-23.
- Ifdil, I., Fadli, R. P., Zola, N., Ismail, I. B., & Hadi, M. F. Z. (2023). IP-Light Technologies Gen 2: Intervention Tools on IPLT for Trauma, Phobia, and Psychological Problems. JOIV: International Journal on Informatics Visualization, 7(1), 186-192.
- Madu, J. I. (2024). Eye Movement Desensitization Reprocessing (EMDR) Therapy as a Rapid Therapeutic Method for Psychological Trauma and Other Mental Health Disorders: A Critical Review. International Journal For Psychotherapy In Africa, 9(2).
- Nabila, M. P., Tanjung, M. R., & Nasution, N. A. (2024). Waspada! Curah hujan yang cukup tinggi: Sumatera Utara Banjir. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12).
- Rahmawati, P. M., Pebriyanti, D. O., & Sulistyono, R. E. (2024). Efektivitas Terapi Hipnotik Lima Jari Pada Gangguan Stres Pasca Trauma Pasca Bencana: Effectiveness Of Five-Finger Hypnotic Therapy With Post-Traumatic Stress Disorder Post-Disaster. Binawan Student Journal, 6(1), 68-73.
- Rosyida, A., & Nurmasari, R. (2019). Analisis Perbandingan Dampak Kejadian Bencana Hidrometeorologi dan Geologi di Indonesia Dilihat Dari Jumlah Korban (Studi: Data Kejadian Bencana Indonesia 2018): Studi: Data Kejadian Bencana Indonesia 2018. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 10(1), 12-21.
- Septian, A., Elvarani, A. Y., Putri, A. S., Maulia, I., Damayanti, L., Pahlevi, M. Z., & Aswad, F. H. (2020). Identifikasi zona potensi banjir berbasis sistem informasi geografis menggunakan metode overlay dengan scoring di kabupaten agam, sumatera barat. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 11-22.
- Sulistya, W. (2022). Belajar Dari Kejadian Bencana Alam Sepanjang Tahun 2021. Jurnal Widya Climago, 4(2), 84-90.