Evolusi penelitian berpikir komputasional dalam pendidikan vokasi STEM (2015–2025): implikasi terhadap integrasi kurikulum dan asesmen

Abstract

Berpikir komputasional (computational thinking/CT) telah berkembang menjadi salah satu kompetensi inti dalam pendidikan abad ke-21, khususnya dalam konteks pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Meskipun penelitian tentang CT dalam pendidikan umum terus berkembang pesat, integrasi CT dalam pendidikan vokasi (Technical and Vocational Education and Training/TVET) masih sangat minim dieksplorasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis lanskap penelitian global mengenai CT dalam pendidikan STEM dengan fokus khusus pada integrasi kurikulum dan asesmen melalui pendekatan bibliometrik berbasis data Scopus. Analisis dilakukan terhadap 107 artikel dari 179 artikel final hasil seleksi bertahap menggunakan query Boolean TITLE-ABS-KEY ("computational thinking") AND (STEM OR "STEM education") AND (curriculum OR assessment) yang dipublikasikan pada rentang 2016–2026. Hasil analisis menunjukkan tren pertumbuhan eksponensial sejak 2021 dengan puncak pada 2025 (24 artikel), dominasi penelitian dari Amerika Serikat (24,3%), serta cluster tema utama: CT-STEM interdisipliner, robotika pendidikan, dan pengembangan profesional guru. Visualisasi VOSviewer mengidentifikasi empat cluster kata kunci dan menunjukkan bahwa tema assessment, curriculum development, dan vocational context merupakan emerging themes yang memerlukan perhatian lebih besar dari komunitas riset global. Penelitian ini memberikan peta jalan komprehensif bagi pengembangan kurikulum CT-STEM di pendidikan vokasi serta agenda penelitian masa depan yang strategis.

How to Cite
Lofandri, W., & Rama, A. (2025). Evolusi penelitian berpikir komputasional dalam pendidikan vokasi STEM (2015–2025): implikasi terhadap integrasi kurikulum dan asesmen. Lentera Negeri, 6(2), 109–124. https://doi.org/10.29210/992480