Pemanfaatan artificial intelligence dalam bimbingan dan konseling: pemetaan perkembangan riset
-
Published: December 26, 2025
-
Page: 228-241
Abstract
Integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ke dalam praktik bimbingan dan konseling telah berkembang pesat dalam lima tahun terakhir, namun peta intelektual bidang ini secara global belum banyak dipetakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi, struktur intelektual, dan tren tematik penelitian AI dalam bimbingan dan konseling menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus melalui strategi Boolean Search yang menggabungkan istilah kecerdasan buatan (artificial intelligence, generative AI, ChatGPT, large language model, machine learning) dengan istilah konseling (counseling, career guidance, school counseling, psychological counseling), dibatasi pada artikel jurnal berbahasa Inggris terbitan 2021–2025, menghasilkan 991 dokumen final. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Biblioshiny (Bibliometrix, R), mencakup analisis tren publikasi, hukum Bradford, hukum Lotka, analisis negara, ko-kemunculan kata kunci, pemetaan tematik, dan analisis daur hidup topik. Hasil menunjukkan pertumbuhan publikasi yang meningkat tajam, dari 91 artikel pada 2021 menjadi 437 artikel pada 2025, dengan Amerika Serikat, Tiongkok, dan Inggris sebagai kontributor utama. Kata kunci “artificial intelligence”, “machine learning”, dan “chatgpt” mendominasi struktur tematik, sementara tema genetic counseling, career guidance, dan school counseling muncul sebagai klaster niche yang berkembang. Pemodelan daur hidup mengindikasikan bidang ini diproyeksikan mendekati titik puncak pertumbuhan tahunan pada akhir dekade ini. Temuan ini memberikan peta arah bagi peneliti, praktisi konseling, dan pengambil kebijakan pendidikan dalam merancang agenda riset dan integrasi teknologi AI ke dalam layanan bimbingan dan konseling secara bertanggung jawab.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.